Tampilkan postingan dengan label informatika. Tampilkan semua postingan

 Pengertian algoritma pemrograman adalah suatu alur yang dipergunakan dalam suatu perhitungan atau pemecahan suatu masalah secara sistematis, serta dalam kegiatan pemrograman algoritma biasanya dianggap sebagai sebuah logika untuk menentukan program yang akan dibuat.

Dalam definisi lain, algoritma pemrograman adalah serangkaian proses yang wajib diikuti dalam suatu perhitungan pemecahan masalah yang lain, terutama pada program komputer. Algoritma pemrograman adalah suatu pemecahan masalah dengan suatu susunan yang logis berdasarkan sistematika tertentu.

Algoritma pemrograman adalah suatu hal yang paling dasar, oleh karenanya kamu harus bisa memahami dan mengetahui tahap awal dari pembuatan sebuah program. Untuk menyelesaikan algoritma di pemrograman dapat dilakukan menggunakan dua cara yaitu tulisan dan gambar, namun dari dua metode itu kembali lagi kepada seorang programmer, ingin menggunakan metode yang mana.

algoritma dan pemrograman

 

Pengertian Teknik Analisis Data Dan Jenisnya

pengertian teknik analisis data
Sumber: Medium

Secara istilah analisis data merupakan sebuah kegiatan analisa penelitian yang dilakukan dengan cara memeriksa segala bentuk data dari komponen penelitian, seperti catatan, dokumen, hasil tes, rekaman, oral history dan lain sebagainya. Pengertian lainnya adalah sebuah metode untuk memproses atau mengolah data menjadi informasi valid yang mudah dipahami ketika diasajikan kepada khalayak umum untuk kemudian dimanfaatkan untuk menemukan solusi dari permasalahan.

Baca Juga: Apa Itu Deep Learning? Mari Mengenal Lebih Jauh

1. Teknik Analisis Kualitatif

teknik analisis kualitatif
Sumber: Thematic

Adalah teknik analisis yang tidak bisa dilihat dari hasil perhitungan angka. Artinya sumber data yang diolah berasal dari selain skoring angka, seperti rekaman, catatan, tinjauan pustaka, partisipasi dan wawancara. Tumpuan teknik analisis ini terletak pada penyebab, penjelasan dan hal yang melatarbelakangi topik yang sedang diteliti. Dengan kata lain merupakan teknik untuk mendalami fenomena secara alami (natural setting). Tajuk pertanyaannya seputar kenapa dan bagaimana. Dalam teknik analisis kualitatif ini ada beberapa jenis seperti analisis konten, naratif, wacana, kerangka kerja dan teori beralas.

2. Teknik Analisis Kuantitatif

teknik analisis kauntitatif
Sumber: Geopoll

Teknik analisis data kuantitatif ini adlah kebalikan dari kualitatif. Artinya teknik untuk sebuah penelitian yang datanya dapat diukur secara skoring atau dinumerikkan. Data yang didapatkan diolah melalui metode statistik dan komputerisasi. Perlu diketahui bahwa dalam analisis kuantitatif, statistika sangatlah lekat karena hampir semua proses pengolahan data dilakukan menggunakan disiplin ilmu statistika. Secara hitungan matematis, hasil teknik kuantitatif ini lebih objktif, masuk akal dan tidak ada bias di dalamnya. Karena hasil data didapatkan dari hitungan matematika. Selain itu juga dianggap merepresentasikan populasi karena sampelnya diambil dari beberapa populasi. Di dalam teknik ini ada beberapa jenis seperti analisis deskripstif, statistik inferensial dan diskriminan.

3. Teknik Analisis Data Taksonomi

contoh analisis taksonomi
Sumber: SlidePlayer

Teknik analisis ini memiliki tujuan memberi domain atau variabel pada permasalahan penelitian. Untuk penggunaannya sendiri dibagi menjadi beberapa subvariabel untuk memudahkan peneliti mendalami tiap-tiap variabel tersebut. Jika dirasa pembahahasannya kurang rinci, maka subvariabel tersebut dapat dibagi atau dipisahkan kembali dan seterusnya hingga pembahasannya dapat diperinci secara jelas. Teknik ini hanya dapat digunakan untuk membantu kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara pada sampel dan dokumentasi. Sedangkan untuk penyajiannya menggunakan diagram bentuk dan garis agar mudah dipahami.

4. Teknik Menganalisis Isi Data

teknik menganalisis isi data
Sumber: HumanResourceOnline

Data yang digunakan dalam teknik ini biasa diperoleh dari media massa. Seperti koran, majalah, televisi, radio artikel, sosial media dan media massa lainnya. Selain itu biasanya menggunakan teknik koding simbol yang di dalamnya disajikan penjelasan dari hasil pengkodingan data tersebut.

5. Teknik Analisis Domain

teknik analisis domain
Sumber: TheBallanceSmallBusiness

Teknik pengumpulan data domain ini merupakan analisis data yang menggunakan gambaran dalam mendapatkan data. Objek penelitiannya lebih dinamis dibanding teknik lainnya, sehingga sangat cocok untuk sebuah penetilian yang membutuhkan eksplorasi yang lebih mendalam. Karena penyajiannya dalam bentuk sebuah gambaran, maka pada kesimpulannya peneliti hanya memberi sebuah gambaran saja. Tanpa menuliskan deskripsi kesimpulan yang terlalu panjang.

6. Teknik Analisisi Interaktif Miles Dan Huberman

teknik analisasi interaktif miles dan huberman
Sumber: ResearchGate

Teknik ini berasal dari teori yang dimiliki oleh dua tokoh yaitu miles dan huberman, yaitu analisis data interaktif. Sehingga banyak digunakan pada model penelitian kualitatif. Di dalamnya terdapat tiga alur. Pertama, reduksi data yaitu data yang diperoleh kemudian direduksi atau dicari kesamaan dan perbedaannya. Kedua, penyajian data yaitu hasil analisis dan observasi kemudian disajikan dalam bentuk penguatan teori dari sumber analisa. Ketiga, verifikasi yaitu pembuktian kebenaran permasalahan sehingga diketahui kesimpulan dan manfaat dari sebuah penelitian tertentu.

7. Teknik Analisis Komparatif Konstan

teknik analisi komparatif konstan
Sumber: Frontier-ehr.com

Pertama kali dikenalkan oleh L.Strouss dan Barney Galaster. Mereka berdua memberi nama teknik analisis komparatif konstan. Hal ini karena pada saat melakukan penelitian setiap masalah harus dipadukan dengan teori yang digunakan. Lebih jelasnya teori ini digunakan untuk mencari perbandingan permasalahan yang sedang atau akan diteliti. Prosesnya sendiri mulai awal penelitian hingga penetilian selesai dilakukan.

Analisis data

 ALU, singkatan dari Arithmetic Logic Unit (Bahasa Indonesia: Unit Aritmetika dan Logika), adalah salah satu bagian dalam dari sebuah mikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmetika dan logika. Contoh operasi aritmetika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR.

Tugas utama dari ALU (Arithmetic Logic Unit) adalah melakukan semua perhitungan aritmetika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi aritmetika dengan dasar pertambahan, sedang operasi aritmetika yang lainnya seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika ini disebut adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika (logical operation) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu:

  • Sama dengan (=)
  • Tidak sama dengan (<>)
  • Kurang dari (<)
  • Kurang atau sama dengan dari (<=)
  • Lebih besar dari (>)
  • Lebih besar atau sama dengan dari (>=)

(sumber: Buku Pengenalan Komputer, Hal 154-155, karangan Prof.Dr.Jogiyanto H.M, M.B.A.,Akt.)

Fungsi-fungsi yang didefinisikan pada ALU adalah Add (penjumlahan), Addu (penjumlahan tidak bertanda), Sub (pengurangan), Subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor, sll (shift left logical), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic), dan lain-lain.

Unit pengolahan logika dan aritmatika

 Sistem komputer memiliki peran yang sangat vital bagi berlangsungnya penggunaan komputer. Oleh karena itu, penting juga bagi kamu untuk mengetahui fungsi sistem komputer. Dengan mengetahui fungsi sistem komputer maka kamu akan tahu betapa pentingnya keberadaan sistem komputer ini. Berikut ini fungsi sistem komputer:

1. Input data

Fungsi input merupakan fungsi memasukkan data dari penngguna ke komputer.jadi ketika pengguna memasukkan sebuah perintah, maka sistem akan bekerja untuk membuat perintah yang kamu masukkan sebagai data dapat di proses oleh komputer.

2. Proses data

Fungsi proses adalah dimana sistem mengolah data yang simasukkan ke dalam komputer. Jadi setelah data yang kamu masukkan diterima oleh komputer, maka komputer dengan segala sistem yang ada di dalamnya akan mengolah perintah yang kamu berikan.

3. Menghasilkan data

Fungsi ini setelah data di proses, sistem komputer akan mengahasilkan data baru dari data yang diproses tersebut. Fungsi ini merupakan fungsi lanjutkan dari proses pengolahan data. Jadi setelah data diolah oleh komputer, akan ada komponen lain yag menghasilkan data untuk ditampilkan.

4. Menyimpan data

Setelah data dihasilkan, selanjutnya data tersebut dapat disimpan agar bisa dibuka kembali lain waktu. Ini bertujuan untuk membuah data yang kamu masukkan aman dan masih bisa kamu gunakan di kemudian hari.

Elemen/Komponen Utama Pada Sistem Komputer

Sistem komputer sendiri memiliki berbagai komponen utama yang sangat penting keberadaannya demi berjalannya sistem komputer yang baik. Tanpa keberadaan salah satu komponen utama ini tentu saja sistem komputer tidak akan bisa berjalan dengan baik. Maka dari itu, kamu juga perlu mengetahui komponen utama apa saja yang harus dimiliki suatu sistem komputer agar suatu sistem komputer dapat terwujud.

Elemen utama pada sistem komputer dibagi setidaknya menjadi tiga bagian. Berikut ini elemen utama yang harus dimiliki sistem komputer:

Fungsi sistem komputer

►

- Copyright © belajardengangiat - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -